Ujian Masuk Perguruan Tinggi atau CSAT (College Scholastic Ability Test), yang dikenal sebagai Suneung (수능), adalah ujian nasional yang sangat kompetitif di Korea Selatan. Ujian ini diadakan setiap tahun situs garansi kekalahan pada bulan November dan dianggap sebagai faktor utama dalam menentukan masa depan akademik dan profesional siswa.
Bagi banyak siswa Korea, hasil Suneung tidak hanya menentukan universitas mana yang dapat mereka masuki, tetapi juga dapat memengaruhi kesempatan kerja, status sosial, dan bahkan hubungan pribadi mereka di masa depan.
Sistem dan Struktur Ujian CSAT
Suneung diselenggarakan oleh Korea Institute for Curriculum and Evaluation (KICE) dan berlangsung selama satu hari penuh dengan berbagai mata pelajaran, termasuk:
-
Bahasa Korea (국어 – Guk-eo)
-
Matematika (수학 – Suhak)
-
Bahasa Inggris (영어 – Yeongeo)
-
Studi Sosial & Sains (사회/과학 – Sahoe/Gwahak)
-
Bahasa Asing atau Hanmun (한문 – Hanja klasik Korea)
Siswa memilih antara jalur Humaniora (lebih fokus pada studi sosial) atau jalur Sains (lebih fokus pada matematika dan ilmu pengetahuan).
Tantangan dan Tekanan Akademik
CSAT bukan sekadar ujian biasa; ini adalah momen penentu dalam hidup siswa Korea. Beberapa faktor yang membuat Suneung sangat sulit adalah:
-
Tekanan dari keluarga dan masyarakat: Siswa didorong untuk mendapatkan skor tinggi agar bisa masuk universitas terbaik seperti Seoul National University (SNU), Korea University, dan Yonsei University (SKY Universities).
-
Persaingan ketat: Dengan ribuan siswa berusaha masuk universitas top, hanya mereka yang memiliki nilai tertinggi yang berhasil.
-
Sistem bimbingan belajar yang intensif: Sebagian besar siswa mengikuti Hagwon (학원) atau bimbingan belajar swasta untuk meningkatkan skor mereka.
-
Dampak psikologis: Banyak siswa mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi karena persiapan yang panjang dan tekanan tinggi.
Hari Ujian CSAT: Suasana yang Unik di Korea
Hari ujian Suneung adalah hari yang sangat penting di Korea. Beberapa hal unik yang terjadi pada hari tersebut meliputi:
-
Perubahan jadwal kerja dan penerbangan: Pemerintah Korea menunda jam kerja dan bahkan membatasi penerbangan selama sesi ujian mendengarkan Bahasa Inggris agar tidak mengganggu konsentrasi siswa.
-
Dukungan dari keluarga dan junior: Orang tua berdoa di kuil atau gereja, sementara siswa yang lebih muda memberikan dukungan dengan plakat dan yel-yel.
-
Pengawalan polisi untuk siswa terlambat: Jika ada siswa yang hampir terlambat, polisi sering mengantar mereka ke lokasi ujian dengan sepeda motor patroli.
Dampak CSAT terhadap Masa Depan Siswa
Hasil Suneung sangat berpengaruh terhadap jalur kehidupan siswa di Korea, termasuk:
-
Peluang masuk universitas top: Skor tinggi membuka peluang untuk diterima di SKY Universities, yang sangat dihargai di dunia kerja.
-
Kesempatan kerja: Banyak perusahaan besar seperti Samsung dan Hyundai lebih memilih lulusan dari universitas ternama.
-
Status sosial: Universitas yang dihadiri seseorang sering kali menjadi faktor penting dalam pernikahan dan hubungan sosial di Korea.
CSAT (Suneung) bukan sekadar ujian akademik, tetapi merupakan bagian besar dari budaya dan sistem pendidikan Korea Selatan. Meskipun memberikan kesempatan untuk masuk universitas bergengsi, ujian ini juga membawa tekanan besar bagi siswa. Sistem ini terus menjadi bahan diskusi di Korea, dengan banyak pihak yang mengkritik dampak psikologisnya terhadap generasi muda.